Dalam
artikel ini saya akan melanjutkan artikel yang sebelumnya,, tentang KETELADANAN
DAN KEUTAMAAN ABU BAKAR.
3) Abu Bakar Adalah
Sahabat Yang Paling Utama
Diriwayatkan dari Ibnu Umar dia
berkata, "Kami selalu membanding -bandingkan para sahabat di masa
Rasulullah saw. maka kami sepakat memilih Abu bakar yang paling utama, kemudian
Umar, selanjutnya Usman bin affan "
Diriwayatkan dari Muhammad bin
al-Hanafiyyah dia berkata, "Kutanyakan pada ayahku siapa manusia yang
paling baik setelah Rasulullah saw." Maka beliau menjawab, "Abu
Bakar!" Kemudian kutanyakan lagi, "Siapa setelahnya?" Beliau menjawab,
"Umar." Dan aku takut jika dia menyebut Utsman sesudahnya maka kukatakan,
"Setelah itu pasti anda. Namun beliau menjawab, "Aku hanyalah salah seorang
dari kaum muslimin."
4) Kedudukan Abu
Bakar di Sisi Rasulullah saw.
Diriwayatkan dari Ibnu Abbas ra
dari Rasulullah saw. beliau bersabda,
”Andai saja aku dibolehkan
mengambil Khalil (kekasih) selain Allah pasti aku akan memilih Abu Bakar
sebagai khalil namun dia adalah saudaraku dan sahabatku."
Diriwayatkan dari Abdullah bin
Abi Malikah ia berkata, "Penduduk Kufah bertanya kepada Abdullah bin
az-Zubair perihal bagian warisan yang akan diperoleh seorang kakek, maka dia
berkata, "Ikutilah pendapat Abu Bakar. Bukankah Rasulullah saw pernah menyebutkan perihal dirinya,
"Andai saja aku dibolehkan mengambil Khalil (kekasih) selain Allah pasti
aku akan memilihnya." Abu Bakar mengatakan, "Samakan pembagian kakek
dengan bagian bapak (Jika bapak tidak ada)."
Diriwayatkan dari Ibnu Abbas dari
Nabi saw
” Tutuplah seluruh pintu-pintu
kecuali pintu Abu Bakar.”
Dari Muhammad bin Jubair bin
Muth'im dari bapaknya dia berkata, "Pernah seorang wanita mendatangi Nabi iH,
kemudian beliau menyuruhnya kembali datang menghadapnya, maka wanita itu bertanya,
"Bagaimana jika kelak aku datang namun tidak lagi menjumpaimu seolah-olah
ia meng-isyaratkan setelah rasul wafat maka Rasulullah saw. É| berkata,
"Jika engkau tidak
menjumpaiku maka datangilah Abu Bakar."
Diriwayatkan dari Abu Darda' &,
"Aku sedang duduk bersama Nabi SAW tiba-tiba muncullah Abu Bakar &
sambil menjinjing ujung pakaiannya hingga terlihat lututnya, maka Nabi SAW
berkata, 'Sesungguhnya teman kalian ini sedang kesal maka berilah salam
atasnya." Maka Abu Bakar berkata, "Wahai Rasulullah saw, antara aku
dan Ibnu al-Khaththab terjadi perselisihan, maka aku segera mendatanginya untuk
meminta maaf, kumohon padanya agar memaafkan aku namun dia enggan menerima
permohonanku, karena itu aku datang menghadapmu sekarang." Rasulullah saw.
menjawab, "Semoga Allah mengampunimu wahai Abu Bakar." Sebanyak tiga
kali, tak lama setelah itu Umar menyesal atas perbuatannya, dan mendatangi
rumah Abu Bakar sambil bertanya, "Apakah di dalam ada Abu Bakar?"
Namun keluarganya menjawab, tidak, Umar segera mendatangi Rasulullah saw. sementara
wajah Rasulullah saw terlihat memerah karena marah, hingga Abu Bakar merasa
kasihan terhadap Umar dan memohon sambil duduk di atas kedua lututnya,
"Wahai Rasulullah saw. Demi Allah sebenarnya akulah yang bersalah dua kali,"
Maka Rasulullah saw. berkata,
"Sesungguhnya
aku telah diutus Allah kepada kalian namun kalian mengatakan, "Engkau
pendusta!" Sementara Abu Bakar berkata, "Engkau benar " Setelah
itu dia membelaku dengan seluruh jiwa dan hartanya. Lalu apakah kalian tidak
jera menyakiti sahabatku ?"
Setelah itu Abu Bakar tidak
pernah lagi di sakiti."
5) Abu Bakar Paling
Dulu Masuk Islam dan Selalu Mendampingi Rasulullah saw.
Diriwayatkan dari Wabirah bin
Abdurrahman dari Hammam dia berkata, Aku mendengar Ammar berkata, "Aku
melihat Rasulullah saw. pada waktu itu tidak ada yang mengikutinya kecuali lima
orang budak, dua wanita dan Abu Bakar."
6) Orang yang
Paling Dicintai Rasulullah saw.
Diriwayatkan dari Abu Utsman dia
berkata, "Telah berkata kepadaku Amru bin al-Ash bahwa Rasulullah saw.
pernah mengutusnya dalam peperangan Dzatus Salaasil, kemudian aku mendatanginya
dan bertanya, "Siapakah orang yang paling kau cintai ? Maka Rasulullah
saw. menjawab, '"Aisyah!" Kemudian kutanyakan lagi, "Dari
kalangan laki-laki ?" Rasul menjawab, "Bapaknya." Kemudian kutanyakan
lagi, "Siapa setelah itu?" Dia menjawab, "Umar!" Kemudian Rasulullah
saw. menyebutkan beberapa orang lelaki".
7) Imán dan
Keyakinannya yang Kuat
Diriwayatkan dari Abu Hurairah
dia berkata, "Aku pernah mendengar Rasulullah saw. berkata, "Ketika
seorang pengembala sedang menggembala kambingnya, tiba-tiba datang seekor
serigala memangsa seekor kambingnya, maka spontan pengembala tersebut
mengejarnya, tiba-tiba serigala itu berpaling menoleh kepadanya dan berkata, 'Siapa
yang dapat menjaganya pada waktu dia akan dimangsa, yaitu hari tatkala tidak
ada pengembala selain diriku Dan ketika seorang sedang menggiring sapinya yang
membawa beban, maka seketika sapi itu menoleh padanya dan berkata, '
Sesungguhnya aku tidak diciptakan untuk tugas ini, tetapi aku diciptakan Allah
untuk membajak.' Orang-orang berkata, 'Subhanallah!' Maka Nabi bersabda, '
Sesungguhnya aku beriman kepada berita itu sebagaimana Abu Bakar dan Umar
mengimaninya pula'."
Diriwayatkan dari Abdullah Ibnu Umar
dia berkata, "Rasulullah saw. bersabda,
" Barangsiapa menjulurkan
pakaiannya (di bawah mata kaki) karena kesombongan maka Allah tidak akan
melihatnya pada hari kiamat."
Maka Abu bakar berkata,
"Sesungguhnya salah satu sisi dari bajuku selalu melorot ke bawah, kecuali
jika aku selalu mengetatkarmya, maka Rasulullah saw. bersabda,
"Sesungguhnya
engkau tidak termasuk orang yang menjulurkan pakaiannya karena
kesombongan."

0 komentar:
Posting Komentar